08 November 2011

Mendadak Cipanas

Seperti biasa siang itu saya patroli di sekitar kantin kampus. Bengong gak ada kerjaan. Aktifitasnya : makan, minum, rampungin desain pesanan, ngobrol ngalor-ngidul, maen kartu, lalu ketiduran menunggu sang kekasih.

Lalu tiba-tiba datanglah segerombolan anak BM3 (Ekskul bola di sekolah). Mungkin didorong rasa iba, akhirnya mereka datang menghampiri saya yang setengah terlelap. Maka terjadilah percakapan kurang lebih seperti di bawah ini:

Anak BM : "Cung ikut yuk!"
Saya : "Ikut? Ikut kamana?"
Anak BM : "Kita maen ke Cipanas Garut!"
Saya : "Hah? Kapan?"
Anak BM : "Sekarang, kalau mau kita tungguin."

Tanpa tedeng aling-aling saya pun meng-iya-kan itikad baik mereka. Saya bergegas pulang mengemas sejumlah (maaf) celana dalam untuk basah-basahan.

Menjelah sore hari anak-anak BM ditambah saya seorang pergi berangkat ke Cipanas, Garut. Saat itu kami menggunakan dua unit kendaraan pribadi milik anggota BM (saya lupa mobil siapa, hehehe).

Oom Eza dan Oom Uus berpose manis manja
Di tengah perjalanan kami singgah di sebuah warung kecil yang menjajakan Soto Ayam dan Soto Babat. Tuntas mengisi perut, perjalanan menuju Cipanas pun dilanjutkan. Tidak lama berselang, kurang dari 4 jam perjalanan akhirnya kami sampai di Cipanas.

Mengisi perut yang lapar sebelum melanjutkan perjalanan
Di sana kami menyewa sebuah penginapan untuk bermalam. Penginapan yang kami tempati terbuat dari beton yang dipadu dengan bilik-bilik bambu. Penginapan itu sendiri memiliki dua buah kamar tidur, satu ruang tamu, dan bak berendam air panas.

Tetap tidak absen menonton tim kesayangan: Persib Bandung!
Kandidat L-Men dari Cipanas
Melihat foto syur di atas saya jadi teringat, foto ini merupakan salah satu potongan dari video syur kami. Ceritanya kami sedang membuat video syur untuk menyemangati teman kami Oom Arif yang sedang jatuh sakit (kenapa harus bertelanjang dada?). Dan yang paling tidak terduga adalah video syur tersebut dipertontonkan di depan teman seangkatan saat malam keakraban! Beruntung saat itu UU tentang pornografi belum disyahkan. Hahahaha.

Bak berendam yang kecil dijejali oleh hampir 10 remaja brutal!
Esoknya setelah berendam di pemandian Cipanas dekat penginapan dan setelah menyantap baso Chuanki, kami semua kembali pulang ke Bandung. Membawa pulang foto dan video syur yang dikemudian hari diperlihatkan di depan umum. 

Pesan Moral: Wahai pemuda-pemudi! Jangan sekali-kali membuat, merekam, menyimpan, menyebarluaskan konten yang mengandung unsur pornografi dan atau pornoaksi!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar